Sambutan Direktur Utama

Pemegang saham yang terhormat,

Tahun 2015 merupakan tahun yang penuh gejolak bagi perekonomian Indonesia. Pertumbuhan ekonomi menyusut hingga 4,8% yang merupakan titik terendah sejak 2009, sehingga kepercayaan konsumen menjadi goyah dan para investor menarik keluar dana mereka di pasar modal. Pada bulan September, Rupiah menyentuh tingkat terendah selama 17 tahun ketika dunia mencemaskan depresiasi mata uang Yuan China dan kemungkinan meningkatnya suku bunga AS. Sejumlah sektor ekonomi terpukul, dari FMCG ke bisnis properti hingga industri manufaktur, kecuali sektor-sektor digital dan telekomunikasi. Di tengah kondisi seperti ini, bisnis periklanan sangat merasakan dampaknya, dengan menyusutnya pasar periklanan televisi sebesar 2,7% secara keseluruhan.

Bergerak di tengah situasi seperti ini, MDIA berhasil mempertahankan pendapatannya dengan kenaikan pendapatan sebesar 1,5% hingga mencapai Rp 1.385,9 miliar, dengan laba neto sebesar Rp 256,7miliar. Pemicu utamanya adalah kinerja ANTV yang sangat baik dalam kondisi yang sangat menantang, sehingga mampu meningkatkan pangsa pemirsa dari 11,2% menjadi 11,4% di tahun 2015, didukung oleh program serta konten yang dinamis dan menarik.

Keberhasilan yang mengesankan ini dicapai ditengah-tengah sepinya dunia periklanan dan tidak adanya acara khusus seperti World Cup 2014 Brasil™ yang menjadi pemicu kenaikan rating, share dan revenue ANTV di tahun 2014. Namun demikian, ANTV tetap berhasil menjaring dan menghibur pemirsannya melalui konten-konten yang menarik dan penyusunan acaranya yang dinamis. Peringkat ANTV yang meningkat secara konsisten sejak dimulainya proses transformasi di kuartal ketiga 2013 adalah bukti bahwa kami berada di jalur yang benar dengan memusatkan perhatian pada konten-konten keluarga, anak-anak dan hiburan dengan target utama pemirsa perempuan.

Kunci dari kemajuan ini adalah kemampuan ANTV untuk terus menerus menciptakan acara-acara yang segar, menghibur dan inovatif, yang dengan dinamis memukau pemirsa di tengah persaingan industri pertelevisian yang semakin kompetitif. Pada tahun 2015, ANTV melanjutkan pola hiburan yang dinamis ini dengan terobosan lain, yaitu dengan menyediakan lebih banyak konten hiburan global yang menarik bagi pemirsa perempuan. ANTV kuat dalam serial India dan Turki, dimana program-program ANTV mendominasi peringkat 10 teratas serial drama India dan Turki di industri. Dengan demikian ANTV mengukuhkan posisinya sebagai pemimpin dan trendsetter dalam dunia hiburan Indonesia, dengan menayangkan 16 program dari top 20 serial drama global di industri sepanjang tahun 2015.

Untuk mendukung kinerja tersebut, ANTV juga telah mengimplementasikan konsep 360 Degree yang diusung VIVA Group di tahun 2015. Dengan konsep ini, konten-konten ANTV yang dinamis menghibur tidak hanya dapat dinikmati melalui layanan terkini Free-to-Air, tapi juga dapat dinikmati melalui streaming di media online dan mobile. ANTV juga memanfaatkan secara penuh jangkauan dan popularitas media sosial, manfaat tersebut terlihat dari keberhasilan beberapa program ANTV menjadi trending topic termasuk HUT ANTV 2016: 1001 Kisah ANTV yang menjadi trending topic nomor 1 di Indonesia selama penayangan program. Selain itu, ANTV juga menggunakan media sosial untuk mendapatkan feedback penonton setianya dan mempromosikan program-program on air serta off air sehingga dapat memberikan pengalaman baru kepada pemirsa.

ANTV secara inovatif memanfaatkan kesuksesan program global lebih jauh lagi dengan menampilkan pemeran-pemeran utama serial drama global yang populer di dalam serial drama in-house, di antaranya serial drama berjudul “Cinta di Langit Taj Mahal” yang menyandingkan pemeran utama serial Mahabharata Shaheer Sheikh dengan artis-artis dalam negeri, Nabila Shakieb dan Evan Sanders. Cinta di Langit Taj Mahal sukses menjadi serial drama #1 untuk perempuan berusia 25-34 berdasarkan TVR (3,2) di waktu tayangnya (Nielsen, 8 Jun – 4 Oktober 2015, TA: Female 25-34).

Langkah-langkah yang dibuat ANTV juga disadari oleh pasar. Sejak Penawaran Umum Perdana (IPO) pada bulan April tahun 2014, nilai saham MDIA telah meningkat 141% dari Rp1.380 per saham menjadi Rp3.325 per saham pada akhir 2015, mengindikasikan keyakinan investor akan kinerja keuangan dan operasional ANTV. Selain itu, MDIA memperoleh penghargaan sebagai “Indonesia Fastest Growing Issuers 2015” untuk kategori periklan, percetakan dan media.

Untuk mendukung dan mempertahankan kinerja ANTV dalam evolusinya untuk menjadi stasiun TV FTA Tier 1, selama dua tahun terakhir sumber daya manusianya telah mengikuti banyak pelatihan untuk mengembangkan kompetensi dalam beragam bidang, mulai dari konten kreatif, aspek teknis hingga penjualan dan pengendalian mutu. Sebagai cerminan diterapkannya proses bisnis yang solid, pada tahun 2015 ANTV berhasil mempertahankan sertifikasi sistem kelola mutu bertaraf internasional ISO 9001:2008 yang telah diraihnya.

Untuk membina dan memperkuat brand imagenya, ANTV secara pro-aktif melibatkan pemirsanya melalui penyusunan program dan kegiatan-kegiatan tanggung jawab sosial Perseroan. ANTV juga menyelenggarakan acara Ngobrol Bareng ANTV di banyak kampus universitas di seluruh nusantara, membahas kesempatan dan peluang berkarier di dunia pertelevisian, serta menyediakan layanan kesehatan gratis dan bantuan kemasyarakatan lainnya sepanjang tahun.

Atas nama Direksi saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Dewan Komisaris, pemegang saham yang terhormat, dan semua karyawan yang telah bekerja demikian keras pada tahun 2015 untuk mempertahankan ANTV di posisi terdepan. Akhir kata, rasa syukur kami yang tulus kami haturkan kepada semua pemirsa kami yang setia yang selalu mendukung MDIA dan ANTV sebagai saluran hiburan pilihan mereka.



ERICK THOHIR

Direktur Utama